Halo, Bos! Malam ini gue pengen ngomongin fenomena yang lagi rame banget di linimasa. Kreator TikTok dari daerah yang tadinya nggak dikenal, sekarang mendadak tenar. Bukan karena joget atau lipsync, tapi karena konten keseharian yang... relatable banget. Mulai dari masak pakai kayu bakar, nyari ikan di sawah, sampai bersih-bersih halaman rumah tua. Netizen sampai baper dan kangen kampung halaman. Penasaran? Ini ceritanya.
Kenapa Konten Keseharian Bisa Bikin Baper?
Menurut gue, ini karena konten-konten itu ngasih rasa nostalgia yang kuat. Banyak netizen yang merantau ke kota besar, terus lihat konten kreator lagi masak sayur pakai tungku atau panen padi. Seketika itu langsung baper. Algoritma TikTok juga jago banget nyebarin konten sesuai emosi, jadi nggak heran video-videonya gampang masuk FYP. Plus, kreator-nya nggak neko-neko, natural apa adanya. Itu yang bikin orang betah nonton.
Reaksi Netizen dan Dampaknya buat Kreator
Komentar netizen di video-video itu biasanya isinya curhat. "Inget ibu di kampung", "Bikin pulang kampung", sampai "Masya Allah, sedap banget baunya". Nggak sedikit juga yang bertanya alamat untuk beli produk atau minta resep. Dampaknya, banyak kreator yang tiba-tiba punya banyak pengikut, dapat tawaran endorse, bahkan cuan dari TikTok. Beberapa kreator juga mulai mencoba berjualan online. Lumayan kan, modal niat ngonten harian doang.