JAKARTA - Fenomena antrean panjang di gerai kopi kekinian sedang jadi bahan pembicaraan hangat di media sosial. Video-video yang memperlihatkan deretan orang mengular demi membeli segelas es kopi membanjiri linimasa. Bukan cuma di ibu kota, kejadian serupa juga terpantau di berbagai kota besar. Lantas, apa sebenarnya yang membuat warganet begitu sabar menunggu?

Kenapa Antrean Kopi Bisa Selebar Itu?

Fenomenanya bukan cuma soal haus atau butuh kafein. Kopi kekinian telah menjadi bagian dari gaya hidup, bahkan status sosial di media sosial. Orang rela mengantre untuk berfoto dengan minuman yang lagi viral, entah karena rasa yang unik atau sekadar mengejar FOMO. Belum lagi harga yang relatif terjangkau dibanding kopi di kafe besar, membuatnya makin dilirik. Apalagi jika ada promo atau menu terbatas, antrean bisa semakin panjang. Faktor lainnya adalah kecepatan pelayanan yang kadang masih lambat karena banyak pesanan via online.

Reaksi Netizen: Antara Rela dan Mengeluh

Di X (Twitter) dan TikTok, banyak warganet membagikan pengalaman antrean mereka. Ada yang mengaku sudah rela menunggu dua jam lamanya, tapi begitu dapat langsung puas karena rasanya enak. Ada juga yang mengeluh karena kehausan dan panas. "Ini namanya uji kesabaran, tapi karena sudah terlanjur pengen, ya jalan terus," ujar @kopeksusu. Yang lain berkelakar, "Menunya segini aja antrenya kayak mau masuk konser." Meski begitu, tak sedikit yang mempertanyakan apakah antrean tersebut murni pembeli atau sekadar strategi marketing. Namun, faktanya gerai itu tetap kebanjiran pembeli.